------------------------------- ---------------------------------- ---------------------------------

Sunday, July 1, 2012

Total Rp 1.944,14 Triliun

Total Utang Indonesia Capai Rp 1.944,14 Triliun


Milisnews.com - Total utang pemerintah Indonesia hingga Mei 2012 mencapai Rp 1.944,14 triliun, naik Rp 140,65 triliun dari posisi di akhir 2011 yang nilainya Rp 1.803,49 triliun.

Secara rasio terhadap PDB, utang pemerintah IndoneNsia berada di level 26,9% pada Mei 2012.


Jika dihitung dengan denominasi dolar AS, jumlah utang pemerintah di Mei 2012 mencapai US$ 203,26 miliar. Jumlah ini naik dari posisi di akhir 2011 yang mencapai US$ 198,89 miliar.

Demikian data Ditjen Pengelolaan Utang Kemenkeu, Senin (18/6/2012).

Utang pemerintah tersebut terdiri dari pinjaman Rp 639,88 triliun dan surat berharga Rp 1.304,26 triliun. Jika menggunakan PDB Indonesia yang sebesar Rp 7.226 triliun, maka rasio utang Indonesia per Mei 2012 sebesar 26,9%.

Sementara rincian pinjaman yang diperoleh pemerintah pusat hingga akhir Mei 2012 adalah:

  •     Bilateral: Rp 392,37 triliun
  •     Multilateral: Rp 24,55 triliun
  •     Komersial: 221,33 triliun
  •     Supplier: Rp 480 miliar
  •     Pinjaman dalam negeri Rp 1,15 triliun


Sementara total surat utang yang telah diterbitkan oleh pemerintah sampai Mei 2012 mencapai 1.304,26 triliun. Naik dibandingkan posisi di akhir 2011 yang sebesar Rp 1.859,43 triliun.

Berikut catatan utang pemerintah pusat dan rasionya terhadap PDB sejak tahun 2000:


  •     Tahun 2000: Rp 1.234,28 triliun (89%)
  •     Tahun 2001: Rp 1.273,18 triliun (77%)
  •     Tahun 2002: Rp 1.225,15 triliun (67%)
  •     Tahun 2003: Rp 1.232,5 triliun (61%)
  •     Tahun 2004: Rp 1.299,5 triliun (57%)
  •     Tahun 2005: Rp 1.313,5 triliun (47%)
  •     Tahun 2006: Rp 1.302,16 triliun (39%)
  •     Tahun 2007: Rp 1.389,41 triliun (35%)
  •     Tahun 2008: Rp 1.636,74 triliun (33%)
  •     Tahun 2009: Rp 1.590,66 triliun (28%)
  •     Tahun 2010: Rp 1.676,15 triliun (26%)
  •     Tahun 2011: Rp 1.803,49 triliun (25%)
  •     Mei 2012: Rp 1.944,14 triliun (26,9%)


Sebelumnya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyatakan tengah mempersiapkan gerakan penghematan nasional. Gerakan ini diharapkan bisa jadi solusi lonjakan subsidi BBM bila tahun ini harga minyak dunia semakin melonjak dan cegah utang baru.

Tahun ini, pemerintah memang berencana untuk menambah utang dengan total hingga Rp 134 triliun untuk pembiayaan anggaran. Sebanyak 80% dari total utang berasal dari investor dalam negeri.


No comments:

Post a Comment